Thursday, February 8, 2007

Brain in Hannibal Movie

Have you seen the Hannibal movie, the actor is Anthony Hopkins.
Do you remember there is a scene in this movie, the scene is when the victim still live when Anthony Hopkins start cooking the brain of the victim. In this scene, the victim sit on the chair with his head open and Anthony Hopkins get a little brain of the top part (the red part in this picture: Frontal lobe) and start cooking, but the victim still live. Can you imagine…so disgusting….:(
And….you know? What was I think at the time? How come like that? I don’t believe and I still curiously about that.
So…..one week ago there is anatomy and physiology lecture, and the lecture talking about brain, I asked about that to the lecturer, you know what his answered…..He answered “that's can be happen, because in the brain a lot of part and each part have different function, the important part is Hypothalamus (the area is base of the brain which controls many of the body's automatic and hormone-related activities) because this part is controlling centre of nerve system. The victim will be die at the moment if this part damage. So…he said that the victim can be die or still live depend on which part of brain is damage”.

Finally… I know, the scene actually can be true, but can not extreme like that, the victim can sit like a normal person…. Grassy thing


Indonesia version

Udah nonton film Hannibal belum, yang pemainnya Anthony Hopkins.
Inget ga… ada adegan yang engga masuk akal, adegan itu adalah Anthony Hopkins dinner dengan menu utama adalah otak korbannya. Persis nya begini, korbannya duduk di kursi dengan batok kepala yang udah terbuka dan Anthony Hopkins ngambil sedikit otak sikorban bagian atas (digambar: bagian warna merah/ frontal lobe), memasukkan otak tersebut ke dalam wajan dan mulai memasaknya, tetapi korbannya masih hidup dan bisa duduk lagi.
Kebayangkaaaaan…sungguh menjijikkan.

Pada saat itu, saya berfikir, masak sih bisa begitu, saya pengen tau aja, bener ga sih bisa begitu, pasti ada alasan sutradara buat adegan itu, pasti sutradaranya ga sembarangan buat adegan itu tanpa dalil.
Nah…kebetulan seminggu yang lalu ada pelajaran anatomi dan fisilogi dan kebetulan pelajaran mengenai brain, so…ada kesempatan untuk bertanya, dan jawaban dosennya cukup memuaskan…karena dosen itu bilang begini, ”bisa saja itu terjadi, karena otak banyak bagiannya dan setiap bagian mempunyai fungsi yang berbeda-beda, yang paling penting adalah hypothalamus (bagian ini terletak di dasar otak yang mengatur tubuh secara otomatis dan hormon yang berhubungan aktivitas) karena disinilah pusat pengendalian saraf, so…kalo ini rusak maka si korban akan mati seketika, jadi…si korban bisa mati dan juga masih bisa hidup tergantung bagian otak mana yang rusak”.
So….akhirnya saya tau, ternyata adegan itu ada benernya juga, tapi yaaa engga se ekstrim itu lah yaaa, bisa duduk seperti orang normal…ada ada saja, namaya saja film, kalo ga ekstrim yaa ga menarik….:)

10 comments:

Anonymous said...

ini baru blog keren :)

Admin said...

Makasih mas....makasih juga idenya yaaa...:)

awi said...

Yes, i agree, that movie can be true because Hannibal only take a small part of the brain, not all of the brain. thanks for the information, it's very useful. nice blog.

Anonymous said...

ayo keep blogging... i mean bukan terus2an bikin blog baru tapi ngeblog terus... gonta ganti blog bisa menyebabkan penularan virus HIV!!! halah

salam kenal... nice writing, anyway!!!

Admin said...

awi:
Thank you awi..your blog nice too

Babunegara:
Salam kenal juga mas...semoga ide untuk nulis ssuatu yang menarik tetep dikasih Tuhan mas...:)

Anonymous said...

namanya juga filem... kalau gak serem gak ada yang nonton, hehehe

Anonymous said...

tulisannya bagus :)

Admin said...

Ia:
blognya bagus bangeeeet..:)

langit:
makasih erni..:)

Anonymous said...

ah
tapi kyaknya tetep gak mungkin deh! mana ada diambil otaknya trus bisa duduk lagi? masih sadar pula!
gak mungkin...gak mungkin.......
*sutradaranya kebanyakan nonton pelm tom n jerry kalee*

Admin said...

diditjogja:
he eh...betul mas..tapi itulah hebatnya mereka bisa menampilkan ketidakmungkinan dengan kesempurnaan sehingga yang nonton tetep terpukauuu:)