
Tanah Air
Tanah airku, tidak kulupakan
‘
Biarpun saya pergi jauh
Tidak
Tanah ku yang kucintai,….engkau kuhargai
Walaupun banyak negri kujalani,
Yang mashyur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku,
Disanalah ku rasa senang
Tanah, ku tak kulupakan….
Engkau kubanggakan
Kalo mau dengerin lagunya bisa didenger langsung di sini

Lagu ini sangat menyentuh khususnya saat ini, pada saat tidak berada di negeri sendiri. Padahal lagu ini sudah saya dengar dari dulu dan sering dinyanyikan tetapi baru saat ini terasa dalem banget...:-)
Kenapa tiba-tiba saya membicarakan lagu Tanah Air karangan Ibu Sud, ini ada sebabnya... Lagu ini saya dengar pada saat mengikuti acara Pre Viva dan Sarasehan dengan tema Sebuah Karya Untuk Bangsa. Acara ini merupakan salah satu acara yang diadakan oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) USM Penang, dimana pada acara tersebut, pelajar indonesia yang sedang menyusun tesis untuk S-2 mempresentasikan tesisnya menjelang ujian di depan para penguji yang sebenarnya. Acara ini disamping memberikan pengetahuan juga bertujuan untuk menguatkan silaturahmi antara pelajar indonesia khususnya di USM.

Pertemuan dengan para pelajar indonesia tidak disengaja, pada saat lagi ngerjain tugas di salah satu perpustakaan Universitas Sains Malaysia alias USM Penang, sedang asyik-asyiknya ngerjain tugas, ketemu ama salah 3 (karena lebih dari 1 orang) dari mereka, ternyata mereka studi S2 dan S3 di USM. Perkenalan diawali dengan pertanyaan "dari Indonesia ya?" berhubung pada saat itu saya mengenakan batik, terus berlanjut dengan pertanyaan "Indonesianya dimana?", kemudian berlanjut bertukat informasi dan kemudian saling bertanya tempat tinggal, saking serunya ngobrol ampe lupa kita lagi di perpustakaan, sempat ditegur karena berisik, kebetulan cewek semua, biasa kalo cewek ngumpul...lupa deh dimana keberadaannya...:)

Pertemuan berlanjut dengan acara olahraga keesokan harinya sabtu pagi dan berakhir di pelataran Internasional House dimana mereka semua tinggal. Berhubung Internasional House tidak menyediakan ruang tamu, mau tidak mau nongkrong di luar, di pelataran saja, Pelataran Internasional House jadi milik Indonesia buat sementara waktu...:)
Mereka kebanyakan dari Aceh, tapi ada juga yang berasal dari Medan dan Bandung. Obrolan tak kunjung berhenti, mulai dari obrolan makanan, kebudayaan, hubungan antara keduanya, tempat2 menarik di Penang, politik, terus ditutup dengan gosip Aa Gym meskipun udah basi tapi tetap menarik karena menyangkut poligami...:)
Berhubung dari pagi pada belum makan so...acara obrolan ditutup tepat jam 12 siang.

Keesokan harinya, di minggu pagi yang cerah...ikut acara seminar Pre Viva dan Sarasehan. Naaaah di acara itulah saya bersama yang lainnya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan juga lagu Tanah Air karangan Ibu Sud di perdengarkan. Wah...maklum saya baru kali ini menyanyikan lagu kebangsaan di negari orang, meskipun cuman di Malaysia yang merupakan negeri serumpun degan Indonesia, rasa nasionalisme saya jadi muncul...terharu...menambah saya mencintai Indonesia meskipun banyak jeleknya, banyak korupsinya, banyak kecelakaan pesawatnya, tetapi itu semua bukan salah Indonesia tetapi salah rakyatnya, yang terlalu perduli dengan perut sendiri dan kepentingan sendiri sehingga mengabaikan tanggung jawab sebagai rakyat Indonesia yang mempunyai kewajiban untuk memajukan bangsanya....negara kita yang tercinta.....INDONESIA
Hidup Indonesia....Jaya Indonesiaku....

Tanah Air ku tidak kulupakan, biarpun saya pergi jauh, tidak kan hilang dari kalbu.....
walau banyak negeri yang kujalani, tetapi kampung dan rumahku... disanalah ku merasa senang....
tanah ku tak kulupakan...engkau kubanggakan
catatan redaksi:
Mohon maaf....kali ini tidak ada english version disebabkan rasa nasionalisme saya lagi di atas segala-galanya...:-)
gayanyaaaa....:))